Logo SMP Islam Al Ummah
SMP Islam Al Ummah
Berita Rilis Resmi Sekolah

SMP Islam Al Ummah Sukseskan LDKS untuk Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Kerja Sama di Wonosalam

Humas Al Ummah Kontributor Berita
12 Oktober 2026
± 3 menit baca
SMP Islam Al Ummah Sukseskan LDKS untuk Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Kerja Sama di Wonosalam

WONOSALAM – SMP Islam Al Ummah sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi 15 siswa yang tergabung dalam kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu, 11 Oktober 2026 di kawasan edukasi Duran Duren, Wonosalam ini, bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, memperkuat kerja sama, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan roda organisasi sekolah.

Kegiatan LDKS ini diikuti secara intensif oleh 15 pengurus OSIS yang terdiri atas 3 (tiga) pengurus inti, 4 (empat) anggota Seksi Bidang Kedisiplinan, 4 (empat) anggota Seksi Bidang Keislaman, dan 4 (empat) anggota Seksi Bidang Kreativitas. Melalui rangkaian kegiatan di alam terbuka ini, para siswa dibekali dengan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi, dan kekompakan untuk mendukung kemajuan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Islam Al Ummah, Ustadzah Rosi Marianingtyas, S.Si., turut hadir dan menyampaikan pesan inspiratif mengenai makna kepemimpinan yang sesungguhnya.

"Pemimpin bukan hanya seseorang yang berjalan di depan. Namun, pemimpin adalah seseorang yang mampu menunjukkan arah, memberikan teladan, dan melangkah bersama untuk memajukan kegiatan sekolah. Mari duduk bersama, diskusi bersama, mufakat bersama, dan melangkah bersama," ungkap Ustadzah Rosi Marianingtyas.

Pesan tersebut menegaskan bahwa seorang pemimpin bukan sekadar pemegang jabatan, melainkan sosok yang mampu menjadi teladan, mendengarkan aspirasi, menghargai perbedaan, dan mengajak seluruh anggotanya mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan yang baik senantiasa membutuhkan komunikasi yang terbuka, tanggung jawab, serta kesediaan untuk saling mendukung.

Dalam pelaksanaannya, materi LDKS dikemas secara apik melalui berbagai permainan edukatif (outbound) yang menyenangkan. Para peserta diajak membangun komitmen, menyatukan visi dan misi, serta belajar menyelesaikan tantangan secara bersama-sama. Permainan kelompok ini menjadi sarana yang efektif untuk melatih strategi, komunikasi, rasa saling percaya, dan kemampuan bekerja sama.

Salah satu permainan yang paling menarik perhatian adalah tantangan menggambar menggunakan pena bertali. Pena tersebut dilengkapi dengan lima ujung tali yang masing-masing dipegang dan ditarik oleh peserta. Mereka dituntut untuk mengendalikan pena secara bersama-sama guna menghasilkan gambar yang utuh. Permainan ini membutuhkan koordinasi tingkat tinggi, kesabaran, komunikasi, dan kemampuan menyelaraskan gerakan antar-anggota.

Apabila peserta bergerak sendiri-sendiri tanpa koordinasi, gambar yang dihasilkan akan melenceng dari tujuan. Sebaliknya, komunikasi dan kerja sama yang baik akan membuahkan hasil karya yang proporsional. Melalui filosofi permainan ini, siswa belajar bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kehebatan individu, tetapi oleh kontribusi sinergis dari setiap anggota tim.

Pengalaman berharga tersebut menjadi modal penting bagi pengurus OSIS dalam menjalankan program kerja sekolah ke depannya. Pengurus Inti, Seksi Bidang Kedisiplinan, Seksi Bidang Keislaman, maupun Seksi Bidang Kreativitas harus senantiasa saling mendukung dan berkolaborasi. Perbedaan tugas dan bidang bukanlah sebuah penghalang, melainkan kesempatan untuk saling melengkapi demi terlaksananya kegiatan sekolah yang positif dan bermanfaat.

Selain memperkuat kerja sama, LDKS di Wonosalam ini menjadi momentum emas untuk menyatukan visi dan misi organisasi. Komitmen yang telah dibangun diharapkan tidak hanya berhenti di atas kertas kesepakatan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalankan amanah.

Melalui kegiatan ini, SMP Islam Al Ummah berharap para pengurus OSIS dapat tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter Islami, kreatif, bertanggung jawab, serta senantiasa menghargai sesama. Mereka diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus motor penggerak perubahan positif bagi seluruh warga sekolah.

Bersama membangun komitmen, bersinergi dalam tindakan, dan bergerak menuju kemajuan. Sebab, pemimpin hebat bukan hanya mereka yang mampu memimpin, tetapi juga mereka yang mampu menguatkan orang-orang di sekitarnya untuk tumbuh dan berhasil bersama.

Bagikan Berita Ini

Sebarkan informasi positif ini kepada keluarga & sahabat